▴ ▴ - Camat Bayan Hadiri HLM Kesiapan Ramadan dan Idul Fitri 1447 H
- Aksi Nyata Mewujudkan Kedaulatan Pangan, Bumdesma \"Anugrah Pratama Bayan LKD\" Panen Padi Menggunakan Combine Harvester
- Musyawarah Desa Realisasi APBDes 2025 dan Peralihan Lokasi Gedung KDMP Desa Pucangagung
- Rakor Persiapan Pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri 2026
- Rapat Pembahasan Penyusunan SK Kumuh 2026 Kabupaten Purworejo
- KDMP Dukuhrejo Jadi Pilot Project Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
- Kecamatan Bayan Hadiri Festival KDKMP, Pemkab Purworejo Tegaskan Komitmen Dukungan
- Camat Bayan Hadiri RAT Tutup Buku 2025 KPRI “SEHATI” Kecamatan Bayan
- Musdes Realisasi APBDes 2025 Desa Jono
- Konsultasi Publik Laporan Pertanggungjawaban Realisasi APBDes TA 2025 Desa Tanjungrejo
Orientasi Tenaga Lini Lapangan
Berita Terkait
- OPERASI YUSTISI DI KELURAHAN SUCENJURUTENGAH0
- PEMBINAAN LINMAS DI KELURAHAN SUCENJURUTENGAH0
- Kampanye Virtual Gerakan Nasional Netralitas ASN 0
- SOSIALISASI PENGISIAN FORMASI SEKDES DESA BRINGIN0
- RAPAT PERSIAPAN PEMERIKSAAN BPK RI TAHUN 20200
- PENYALURAN BLT DD DESA BAYAN0
- OPERASI YUSTISI DI PASAR DESA JONO0
- OPERASI YUSTISI DI PASAR DESA JRAKAH0
- OPERASI YUSTISI DI POS RONDA DAN WARUNG ANGKRINGAN0
- Operasi Yustisi di Jalan Desa Krandegan0
Berita Populer
- Penyampaian BNBA Bansos Tunai
- Pembentukan dan Penetapan Panitia Pilkades di Desa Pekutan
- Musyawarah Desa tentang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa th 2025 Desa Dewi
- MUSRENBANG KECAMATAN TAHUN 2021
- PISAH SAMBUT PJ. KEPALA DESA DEWI DAN KEPALA DESA DEWI
- Tetap Produktif di Bulan Ramadhan
- Orientasi Tenaga Lini Lapangan
- PENETAPAN NILAI BOBOT PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN CALON PERANGKAT DESA TANGKISAN
- REORGANISASI P3A DESA POGUNGKALANGAN
- Pembentukan Panitia Pengisian BPD Desa Besole

Selasa, 6 Oktober 2020 Pukul 09.00 WIB s/d 11.00 WIB Balai Desa Bayan, Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Bayan melaksnakan kegiatan Orientasi Tenaga Lini Lapangan. Acara dibuka oleh Plh. Camat Bayan Ahmat Jainudin, S.IP.
Acara dilaskanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan yaitu sebelum mengikuti acara mencuci tangan terlebih dahulu, jaga jarak antar kursi, serta semua peserta wajib menggunakan masker/faceshield.
Drs. Yuliver Asmoro Koordinator lapangan Penyuluh KB Kecamatan Bayan melalui sambutannya menyampaikan terima kasih kepada perwakilan dari DINSOSDUKKBPPPA yang berkenan hadir dalam kegiatan Orientasi Tenaga Lini Lapangan hari ini. Semoga materi yang akan disampaian oleh pemateri bisa bermanfaat dan menambah wawasan.
Ahmat Jainudin, S.IP menyampaikan “Saya ucapkan terimakasih kepada BP KKBPK Kecamatan Bayan telah melaksanakan kegiatan ini, semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat. Ibu-Ibu sekalian sangat berperan aktif menanggulangi berbagai macam masalah didesa sebagai contoh ledakan ibu hamil. Kegiatan posyandu, posbindu, dan kegiatan lain di desa mohon untuk dilaksanakan dengan memperhatikan sejumlah protokol kesehatan”.
Materi oleh Anny Retno Priastuti, SKM, MM selaku Kepala Bidang KB. Sub PPKBD merupakan ujung tombak kegiatan dari BP KKBPK. Disampaikan terimakasih kepada ibu-ibu atas kerja kerass, semoga untuk kedepannya bisa terus semangat dalam memajukan program KKBPK. Mengenai peran dan fungsi Sub PPKBD, diantaranya:
- Pengorganisasian
- Pertemuan
- KIE dan konseling
- Pencatatan, pendataan dan pemetaan sasaran
- Pelayanan kegiatan, serta
- Kemandirian
Sedangkan perlu kita bahas kembali mengenai 8 fungsi keluarga menurut BKKBN, diantaranya (1) Fungsi agama, (2) Fungsi kasih sayang, (3) Fungsi perlindungan, (4), Fungsi sosial budaya, (5) Fungsi reproduksi, (6) Fungsi sosialisasi dan pendidikan, (7) Fungsi ekonomi, dan (8) Fungsi pembinaan lingkungan
Drajad Setio selaku Kasie Kelembagaan menyampaikan bahwa Ibu-ibu Sub PPKBD bisa memanfaatkan lembar balik yang telah dibagian. Alat kontrasepsi terdiri dari berbagai macam, macam-macam tersebut juga memiliki kelebihan dan kekurangan, diantarnya: (1) Kondom, (2) KB suntik, (3) Pil KB, (4) Susuk/implant, (5) IUD/KDR, (6) Vasektomi, (7) Tubektomi/MOW. Bagi ibu pasca persalinan yang sedang menyusui bisa menggunakan pil, suntikan, dan implant dengan jangka waktu 6 minggu. Sedangkan pasca keguguran bisa menggunakan implant, suntikan, pil, dan kondom.
Acara Orientasi Tenaga Lini Lapangan berjalan dengan lancar.








