▴ ▴ - Kecamatan Bayan Hadiri Penyaluran BLT Dana Desa Tahun 2026 di Desa Grantung
- Kecamatan Bayan Dukung Penguatan Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Gempa Bumi
- Kecamatan Bayan Ikuti Verifikasi Lapangan Evaluasi Pengarusutamaan Gender Tahun 2024–2025
- Kecamatan Bayan Dukung Persiapan Napak Tilas Tentara Pelajar Muda Ganesha Tahun 2026
- Kecamatan Bayan Matangkan Persiapan Festival Budaya Literasi Tahun 2026
- PERKUAT KOMPETENSI PENGELOLA KEPEGAWAIAN, KECAMATAN BAYAN DUKUNG TRANSFORMASI PELAYANAN PUBLIK DAN REFORMASI BIROKRASI
- PERKUAT TATA KELOLA KEUANGAN DAERAH, KECAMATAN BAYAN IKUTI SOSIALISASI KERUGIAN DAERAH DAN RAPAT KOORDINASI PELAPORAN KEUANGAN
- TINGKATKAN KEDISIPLINAN ASN, KECAMATAN BAYAN IKUTI RAPAT KOORDINASI TERKAIT KETIDAKHADIRAN TANPA KETERANGAN
- SUSUN PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN TAHUN 2027, PERKUAT SINERGI PEMBANGUNAN PERTANIAN DI KECAMATAN BAYAN
- PENYERAHAN SK PURNA TUGAS KADUS III DESA BRINGIN, BENTUK APRESIASI ATAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Kecamatan Bayan Dukung Penguatan Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Gempa Bumi

PURWOREJO, 23 Oktober 2026 — Upaya meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor. Mewakili Camat Bayan, Kepala Seksi Pemerintahan Umum dan Ketenteraman serta Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Bayan, Sugito, S.E., menghadiri kegiatan Rencana Kontingensi Bencana Gempa Bumi Kabupaten Purworejo Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo di Aula BPBD Kabupaten Purworejo, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 47 undangan dari berbagai unsur, meliputi TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, serta relawan. Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat koordinasi dalam menyusun langkah antisipasi apabila terjadi bencana gempa bumi.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Suranto, S.T., S.Sos., M.P.A., setelah penyampaian laporan kegiatan dan sambutan dari jajaran BPBD Kabupaten Purworejo serta perwakilan BPBD Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh fasilitator dari CV. Spiro Energy, disertai diskusi dan tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk bertukar pandangan mengenai kesiapsiagaan bencana.
Penyusunan rencana kontingensi menjadi langkah penting dalam mempersiapkan pembagian peran, kebutuhan sumber daya, serta mekanisme koordinasi antarinstansi agar penanganan darurat dapat dilaksanakan secara terarah dan terpadu.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Kecamatan Bayan mendukung penguatan sinergi antarunsur dalam upaya penanggulangan bencana. Diharapkan, perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid dapat meningkatkan kesiapan seluruh pihak sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang tangguh, sigap, dan tanggap dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi.
Kesiapsiagaan dimulai dari perencanaan, diperkuat dengan koordinasi, dan diwujudkan melalui tindakan bersama.



